Apa yang salah dengan betis yang sakit setelah terlalu banyak berjalan?

Berjalan lebih banyak, gejala nyeri betis, umum terjadi pada ketegangan otot betis, penyakit punggung kronis dan alasan lainnya, sebagai berikut: Pertama, ketegangan otot betis: pasien seperti pasien lanjut usia, biasanya kurang aktivitas, atrofi otot betis, berjalan lebih banyak akan membuat otot betis tegang, sehingga menyebabkan gejala nyeri. Melalui terapi pijat dan fisioterapi lokal, rasa nyeri akan teratasi dengan memuaskan. Kedua, penyakit lumbar kronis: herniasi lumbar, stenosis tulang belakang lumbar dan penyakit lumbar kronis lainnya, dapat menyebabkan neuroedema setelah lama berjalan, mengakibatkan gejala betis yang sakit, dan bahkan kinerja anggota tubuh bagian bawah lemas. Pasien dapat mencapai kelegaan klinis yang signifikan dengan istirahat, pengereman, traksi lumbal, dan terapi gelombang ultrashort lumbal, yang dapat ditunjukkan dengan jelas pada MRI atau CT scan. Pasien dengan gejala klinis ini harus didiagnosis dan diobati sejak dini.