Menjadi tegang sepanjang waktu lebih umum terjadi pada orang dengan gangguan kecemasan. Pasien dengan gangguan kecemasan terutama ditandai dengan kegugupan, kekhawatiran, ketakutan dan ketakutan yang tidak dapat dijelaskan, terutama tentang ketidakpastian masa depan, gelisah, gelisah dan gelisah sepanjang hari. Pasien juga mengalami ketidaknyamanan fisik, seperti disfungsi otonom, pusing, sakit kepala, mati rasa pada kulit kepala, sesak napas, jantung berdebar, sesak napas, napas pendek-pendek, frekuensi dan urgensi kencing, berkeringat, wajah memerah, dan ketidaknyamanan gastrointestinal. Apabila gejala-gejala ini terjadi dan mengganggu pekerjaan, kehidupan dan studi, maka diperlukan penanganan yang sistematis. Misalnya, pelatihan relaksasi yang lebih umum, pelatihan relaksasi otot progresif, pelatihan relaksasi imajiner, berpikir positif dan meditasi dapat mencapai hasil terapi yang baik. Selain itu, pengobatan farmakologis juga merupakan pilihan pertama dalam praktik klinis, terutama obat anti-kecemasan benzodiazepine, yang bekerja cepat dan memiliki efek terapeutik positif, dan antidepresan penghambat reuptake 5-hydroxytryptamine, yang juga bisa menjadi pilihan pertama pengobatan.