Catatan tentang perawatan di rumah untuk pasien lumpuh

Perawatan keluarga untuk pasien lumpuh harus memperhatikan kehidupan, pola makan, olahraga, psikologi dan aspek lainnya. 1. Hidup dan hidup: buka jendela lebih sering untuk ventilasi, karena pasien sudah lama terbaring di tempat tidur, kejadian infeksi paru-paru tinggi, menghirup udara segar dapat mengurangi kejadian pneumonia; membalikkan badan dan menepuk-nepuk punggung beberapa kali sehari, mengganti pakaian dan menjemur tempat tidur dengan rajin, untuk mencegah timbulnya luka baring dan luka baring. Kekebalan tubuh pasien rendah, begitu infeksi terjadi, sangat mudah terinfeksi, dan konsekuensinya serius. 2. Diet: pasien harus minum lebih banyak air, makan lebih banyak buah dan sayuran segar untuk mencegah buang air besar yang buruk; perhatikan untuk mengisi makanan yang kaya akan protein tinggi, seperti daging, telur, produk kedelai. 3. Olahraga: anggota keluarga harus mendorong pasien untuk lebih banyak berolahraga, seperti berjalan di bawah alat bantu, untuk menghindari otot yang tidak digunakan dan atrofi yang dapat dengan mudah terjadi karena istirahat di tempat tidur dalam waktu lama. 4. Psikologi: pasien tidak dapat hidup normal karena kelumpuhan, sering terjadi masalah psikologis, anggota keluarga harus lebih banyak berkomunikasi dengan pasien, menyalurkan suasana hati yang buruk, jika pasien ditemukan memiliki masalah psikologis yang serius, mereka harus berkonsultasi dengan psikiater profesional pada waktu yang tepat. Anggota keluarga harus berhati-hati dan sabar dalam merawat pasien lumpuh, memberikan kehangatan dan rasa hormat kepada pasien, serta membantu pasien dalam pelatihan rehabilitasi, agar pasien dapat kembali ke masyarakat sesegera mungkin.