Detak jantung 105 detak/menit pada anak laki-laki berusia 13 tahun dalam kondisi tenang, biasanya dianggap tidak normal. Namun demikian, detak jantung juga dapat mencapai 105 detak per menit jika berada dalam kondisi seperti berolahraga atau kegembiraan emosional, yang biasanya normal dan akan mereda dengan beristirahat.
Kecepatan detak jantung dipengaruhi oleh sejumlah faktor; detak jantung akan lebih cepat saat Anda aktif daripada saat Anda diam, dan dapat melambat secara signifikan saat Anda tertidur pulas pada pukul 2-3 pagi. Jika detak jantung anak laki-laki berusia 13 tahun sebesar 105 detak per menit hanya terjadi saat berolahraga berat atau stres emosional, sebagian besar adalah normal, dan detak jantung dapat kembali normal setelah beristirahat.
Namun, jika detak jantung tidak melambat dan kembali normal, atau jika detak jantung 105 detak per menit pada beberapa kesempatan, detak jantung mungkin tidak normal. Ada sejumlah kondisi yang dapat menyebabkan detak jantung yang cepat, seperti anemia, hipertiroidisme, atau masalah pada jantung itu sendiri.
Jika detak jantung anak laki-laki berusia 13 tahun dengan detak 105 detak per menit tidak berkurang, atau disertai dengan gejala lain, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter secara tepat waktu untuk mengklarifikasi penyebab penyakit dan kemudian melakukan perawatan yang ditargetkan.