Pasien dengan hiperurisemia dapat mengonsumsi cuka dengan benar. Meskipun cuka terasa asam, cuka adalah makanan yang bersifat basa, sehingga bebas dari purin. Oleh karena itu, mengonsumsi cuka dengan tepat tidak akan meningkatkan kadar asam urat darah bagi penderita hiperurisemia. Cuka adalah bumbu yang umum digunakan dalam kehidupan sehari-hari dan merupakan makanan yang sangat diperlukan. Konsumsi cuka yang tepat juga baik untuk kesehatan dan kebugaran tubuh manusia, seperti cuka memiliki efek antiinflamasi dan antiseptik tertentu, yang baik untuk kebersihan dan kebersihan saluran cerna dan dapat mencegah lesi gastrointestinal akut. Selain itu, cuka juga dapat digunakan untuk meningkatkan kecantikan kulit. Selain itu, cuka juga memiliki efek anti-kanker dan anti-kanker tertentu, dan juga memiliki fungsi meningkatkan fungsi kekebalan tubuh dan meningkatkan kemampuan melawan penyakit.