Triiodotironin bebas (FT3) adalah komponen penting dari hormon tiroid, dan kadarnya yang rendah sebagian besar terlihat pada hipotiroidisme primer, hipotiroidisme sentral, dan sindrom T3 rendah. 1. Hipotiroidisme primer: hipotiroidisme yang disebabkan oleh lesi pada kelenjar tiroid itu sendiri, pada tahap akhir, FT3 yang rendah disertai dengan penurunan tiroksin bebas (FT4) dan peningkatan hormon perangsang tiroid (TSH), dan metabolisme yang rendah dapat terlihat, seperti sensasi tumpul, gerakan yang lambat, disertai dengan edema lendir, dan sebagainya. 2. Hipotiroidisme sentral: hipotiroidisme disebabkan oleh patologi hipotalamus-hipofisis, seperti tumor dan pembengkakan hipotalamus dan kelenjar hipofisis, menyebabkan sekresi TSH yang tidak mencukupi, yang pada gilirannya menyebabkan penurunan FT3 dan FT4. 3. Sindrom T3 rendah: sindrom ini mengacu pada dampak berbagai penyakit non-tiroid, seperti hipokortisme dan insufisiensi hati, terhadap fungsi tiroid, yang memperlambat konversi T4 ke T3, dan bermanifestasi sebagai situasi di mana hanya T3 yang diturunkan. Sebagai kesimpulan, jika Anda memiliki triiodotironin bebas yang rendah, Anda harus mencari penyebabnya tepat waktu, meningkatkan pemeriksaan yang relevan, dan melakukan perawatan di bawah bimbingan dokter.