Gangguan komunikasi dapat merujuk pada gangguan bahasa ekspresif, yang umum terjadi pada anak kecil atau anak-anak. Anak sering kali tidak tahu bagaimana mengekspresikan pikirannya, atau bahkan bagaimana menggunakan gerak tubuh atau ekspresi non-verbal lainnya. Namun, anak tersebut mungkin dapat memahami ekspresi verbal dan non-verbal orang lain, dan oleh karena itu anak tersebut tidak memiliki kelainan perkembangan mental. Oleh karena itu, pembicaraan dan komunikasi anak dengan orang lain sering kali tidak dapat dimengerti, dan anak yang lebih besar mungkin menggunakan kata-kata yang lebih sederhana untuk berkomunikasi dan mengekspresikan diri. Anak-anak mungkin juga mengalami kesulitan emosional, karena mereka sering mengalami kesulitan dalam mengekspresikan emosi dan kesulitan mereka, dan mungkin mudah tersinggung, impulsif, atau memiliki harga diri yang rendah. Beberapa anak mungkin juga pemalu, pemalu, dan menarik diri secara sosial.