Apa yang harus dilakukan untuk mengatasi kejang otot gluteus maximus

Kelenturan otot gluteus maximus dapat disebabkan oleh faktor-faktor seperti olahraga yang berlebihan, rangsangan lingkungan yang dingin, atau faktor patologis seperti hipokalsemia dan kompresi saraf skiatik. Perawatan terutama meliputi fisioterapi, pengobatan dan pembedahan.
1. Ketegangan dan faktor lainnya: olahraga yang berlebihan dan paparan bokong yang terlalu lama terhadap rangsangan lingkungan yang dingin dapat menyebabkan kejang otot gluteus maximus. Pasien pertama-tama perlu mengurangi jumlah latihan, lebih banyak istirahat, lebih banyak hidrasi untuk mempercepat metabolisme tubuh, dan pada saat yang sama perlu memperhatikan kehangatan bokong; Anda juga dapat menggunakan handuk pada otot gluteus maximus untuk kompres panas, dengan manipulasi pijatan, fisioterapi, dan cara lain untuk meredakannya.
2. Hipokalsemia: hipokalsemia juga dapat terjadi ketika gangguan elektrolit terjadi karena berbagai alasan; pasien pada stadium akut perlu menggunakan kalsium glukonat untuk infus statis; pasien dengan hipoparatiroidisme gabungan perlu menggunakan kalsium karbonat, osteotriol, dan obat lain untuk suplementasi kalsium; pasien yang mengalami remisi dapat memperoleh lebih banyak sinar matahari, dan sekaligus menambah vitamin D.
3. Kompresi saraf skiatik: gejala di atas juga dapat terjadi ketika saraf skiatik tertekan, pasien ringan dapat mengonsumsi methylcobalamin oral, vitamin B dan obat lain untuk menyehatkan saraf; pasien dengan kompresi saraf yang parah perlu menjalani dekompresi bedah.
Jika gejala pasien parah, atau jika gejala tidak membaik, pasien harus segera ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Semua obat di atas harus digunakan di bawah bimbingan dokter, hindari pengobatan sendiri.