Alasan klinis yang mungkin untuk latensi ejakulasi yang pendek termasuk faktor psikologis, sering melakukan masturbasi, dan sunat.
1. Faktor psikologis: Ketika pria melakukan hubungan seks untuk pertama kalinya, mereka merasa cemas dan tegang karena kurangnya pengalaman, sehingga rentan mengalami ejakulasi dini. Ini adalah fenomena yang normal dan biasanya tidak memerlukan perawatan khusus.
2. Sering melakukan onani: Bagi pria yang memiliki kebiasaan onani dalam waktu lama, rangsangan onani yang besar dan mudah meningkatkan sensitivitas penis, sehingga pria tersebut kurang bisa mengontrol ejakulasi, dan rentan mengalami ejakulasi dini, waktu berhubungan seks yang singkat dan lain sebagainya.
3. Sunat: Dalam hal ini, kulup yang terlalu panjang akan membuat sensitivitas kelenjar meningkat, dan oleh karena itu tidak dapat secara efektif mengontrol proses ejakulasi dan dimanifestasikan sebagai waktu ejakulasi dini.
Jika keadaan ini terus berlanjut, disarankan untuk pergi ke rumah sakit untuk pemeriksaan guna membuat diagnosis yang jelas, sehingga dapat melakukan pengobatan yang tepat sasaran.