Jika kelainan bilier terdeteksi selama USG 4D pada tahap pertengahan atau akhir kehamilan, diperlukan tindak lanjut secara teratur, dan kemungkinan terdeteksinya atresia bilier pada janin dengan kondisi yang lebih serius tidak dapat dikesampingkan. Keberadaan atresia bilier pada janin perlu dinilai berdasarkan periode kehamilan dan kondisi spesifik janin. Wanita hamil perlu mengembangkan kebiasaan hidup, makan, dan kehidupan yang baik, kondisi pikiran yang baik, dan melakukan semua tes kehamilan dengan baik. Terutama pemeriksaan USG empat dimensi sangat penting, yang dapat dengan jelas menentukan apakah ada kelainan bentuk pada janin, sehingga dapat memfasilitasi deteksi tepat waktu dan perawatan tepat waktu, yang dapat meminimalkan kelahiran bayi cacat dan mengurangi beban masyarakat serta beban keuangan pada masing-masing keluarga.