Metode untuk menghambat refluks lambung setelah reseksi pankreas meliputi modifikasi pola makan dan pengobatan. 1. Penyesuaian pola makan: setelah reseksi kardia, karena hilangnya fungsi kardia, refluks gastro-esofagus mudah terjadi setelah makan dan minum, sehingga perlu dilakukan penyesuaian pola makan dengan tepat. Hindari mengonsumsi makanan tinggi gula, merangsang, pedas, asam, mentah dan dingin, dan hindari makan sebelum tidur. Selain itu, Anda harus bergerak dengan benar setelah makan untuk mendorong pengosongan lambung, yang dapat meringankan gejala GERD. 2. Pengobatan: Setelah operasi, lambung mudah dirangsang oleh rangsangan dari luar, terutama sekresi asam lambung yang berlebihan atau kerusakan pada mukosa lambung. Obat-obatan yang menghambat asam lambung dan melindungi mukosa lambung dapat dikonsumsi untuk memperbaiki gejala refluks. Obat penekan asam lambung termasuk simetidin, ranitidin dan sebagainya. Obat pelindung mukosa lambung termasuk aluminium tioglikolat, sediaan magnesium aluminium karbonat dan sebagainya. Obat-obatan di atas dilarang bagi mereka yang alergi terhadapnya dan harus dikonsumsi sesuai dengan saran medis. Jika gejala refluks lambung pasien serius, atau terus gagal membaik, disarankan untuk pergi ke rumah sakit biasa tepat waktu untuk berkonsultasi dengan dokter untuk menentukan penyebab penyakit, dan kemudian melakukan perawatan yang ditargetkan di bawah bimbingan dokter.