Apa yang perlu Anda ketahui tentang penghirupan nebuliser

Menghirup nebuliser adalah bentuk umum dari pemberian obat. Lakukan tindakan pencegahan ini untuk memudahkan Anda mengatasinya. Sebelum menghirup: Bersihkan mulut sebelum menghirup, keluarkan sekresi dan sisa makanan dari mulut, dan hindari menangis saat menghirup yang dapat menyebabkan salah hirup pada anak-anak. Posisi: Sebisa mungkin duduk dengan posisi tegak, hindari berbaring telentang, saat menghirup, gunakan mulut untuk menghirup secara perlahan dan dalam agar obat sampai ke bronkus dan paru-paru. Saat menghirup: bernapaslah dengan tenang atau dalam. Hindari: Berhati-hatilah agar larutan nebuliser tidak masuk ke dalam mata saat menghirupnya, karena hal ini dapat menyebabkan ketidaknyamanan pada mata. Waktu: Durasi tidak boleh terlalu lama, 10-15 menit adalah waktu yang tepat. Kecepatan: Kecepatan menghirup harus lambat ke cepat, dan jumlah nebulisasi harus kecil ke besar, sehingga pasien dapat beradaptasi secara bertahap. Setelah terhirup: setelah terhirup, Anda harus berkumur dengan larutan garam atau air matang hangat dan meludahkan obat kumur untuk mencegah obat menumpuk di tenggorokan, dan mencuci muka saat menghirup dengan masker; menepuk punggung Anda, dahak adalah yang paling longgar setelah nebulisasi, dan menepuk-nepuk punggung Anda saat ini dapat meningkatkan keluarnya dahak dengan lebih baik.