Kekurangan kalsium yang parah biasanya tidak menyebabkan anemia. Gejala kekurangan kalsium yang parah termasuk osteoporosis, kelemahan umum dan kejang-kejang.
Gejala anemia meliputi kelelahan, mengantuk, lemah, sesak napas atau dispnea, denyut jantung yang cepat dan aritmia. Anemia yang parah dapat menyebabkan gagal jantung, dispepsia, berkurangnya nafsu makan dan kembung, susah tidur, pusing, kurang konsentrasi, hilang ingatan, serta kulit dan selaput lendir yang pucat, kasar, kusam, dan tidak berkilau.
Kekurangan kalsium akan sangat memengaruhi penyerapan zat besi dan nutrisi lainnya, yang pada gilirannya memengaruhi sintesis hemoglobin, yang menyebabkan anemia.
1. Manifestasi umum: kelelahan, mengantuk, lemah.
2. Sistem pernapasan: sesak napas atau dispnea.
3. Sistem peredaran darah: denyut jantung yang cepat, aritmia, anemia yang parah dapat menyebabkan gagal jantung.
4. Sistem pencernaan: Anemia dapat menyebabkan berkurangnya sekresi cairan pencernaan oleh kelenjar pencernaan, dan gejala-gejala seperti gangguan pencernaan, berkurangnya nafsu makan dan kembung.
5. Sistem saraf: insomnia, pusing, kurang konsentrasi, hilang ingatan dan sebagainya.
6. Kulit dan selaput lendir: Anemia akan menyebabkan kulit dan selaput lendir menjadi pucat, kasar, kusam dan tidak berkilau karena berkurangnya suplai darah ke kulit dan selaput lendir.
Ketika gejala-gejala di atas terjadi, disarankan untuk pergi ke rumah sakit tepat waktu untuk mendapatkan perawatan dini dan teratur.