Pembesaran kelenjar getah bening retroperitoneal dapat disebabkan oleh peradangan, tuberkulosis, tumor, dan faktor lainnya. 1. Peradangan: ketika organ perut dan peritoneum terinfeksi oleh bakteri, virus, dan mikroorganisme patogen lainnya, reaksi peradangan akan terjadi, merangsang kelenjar getah bening di dekatnya untuk berkembang biak dan membesar. Seperti kolitis kronis, nefritis, gastritis kronis, kolesistitis kronis dan sebagainya. 2. Tuberkulosis: Tuberkulosis biasanya disebabkan oleh infeksi Mycobacterium tuberculosis, yang dapat menyerang usus dan peritoneum, dan gejala pembesaran kelenjar getah bening retroperitoneal dapat muncul setelah infeksi. 3. Tumor: bila ada lesi tumor di peritoneum atau organ perut, tumor akan ditransfer ke kelenjar getah bening melalui getah bening, yang mengakibatkan pembesaran kelenjar getah bening. Misalnya, kanker perut, kanker usus, kanker ginjal, kanker hati, dan sebagainya. Ketika gejala pembesaran kelenjar getah bening retroperitoneal muncul, Anda harus segera pergi ke rumah sakit, dan di bawah bimbingan dokter, melakukan pemeriksaan yang relevan dan mengidentifikasi penyebab penyakit sebelum melakukan perawatan yang relevan.