Cara menghitung metabolisme basal

Metode penghitungan laju metabolisme basal dibagi menjadi kalorimetri langsung, kalorimetri tidak langsung, dan penghitungan rumus. 1. Kalorimetri langsung: Kalorimetri langsung melibatkan penempatan subjek dalam lingkungan pengujian khusus, mengumpulkan jumlah total panas yang dihamburkan oleh subjek dalam jangka waktu tertentu, dan kemudian mengubahnya menjadi volume metabolisme per meter persegi permukaan tubuh per unit waktu, yaitu laju metabolisme basal. Metode ini lebih akurat, karena pengoperasiannya yang mahal dan rumit, terutama digunakan untuk penelitian ilmiah. 2. Kalorimetri tidak langsung: menurut hukum kekekalan energi dan materi, tiga nutrisi penghasil energi utama dalam konsumsi energi oksigen dan karbon dioksida yang dihasilkan oleh adanya hubungan rasio tetap, menggunakan hubungan ini untuk menghitung laju metabolisme basal, lebih akurat, tetapi harganya juga sangat mahal, terutama untuk penelitian ilmiah. 3. Metode perhitungan rumus: Metode ini sederhana dan dapat digunakan secara luas dalam pengobatan klinis, pencegahan dan olahraga, tetapi ini hanya merupakan nilai perkiraan dengan kesalahan dan hanya untuk referensi. Laju metabolisme basal% = (denyut nadi + perbedaan tekanan nadi) – 111. Laju metabolisme basal terutama dipengaruhi oleh hormon tiroid. Jika metabolisme basal Anda tidak normal, silakan berkonsultasi dengan dokter Anda untuk mengetahui penyebabnya dan bekerja sama dengannya jika perlu.