Sindrom Geriatri (GS) adalah sindrom pada lansia dengan presentasi klinis yang sama atau masalah yang disebabkan oleh berbagai penyebab. Manifestasi utama GS termasuk gangguan penglihatan dan pendengaran, ulkus stres, dan penurunan fungsi fisik. Sindrom geriatri yang umum terjadi meliputi gaya berjalan yang tidak normal, mudah jatuh, gangguan penglihatan, gangguan pendengaran, gangguan tidur, pusing, sakit kepala, nyeri, inkontinensia, konstipasi, demensia, kehilangan ingatan, depresi, kegelisahan, penyakit Parkinson, malnutrisi, kelemahan, dan penggunaan obat yang berlebihan pada orang tua. Ada juga berbagai macam presentasi klinis dan gejala seperti diskontinuitas medis pada lansia, penyalahgunaan kualitas hidup di akhir masa hidup yang buruk, tirah baring dalam waktu lama yang mengakibatkan luka pada kulit, dan imobilitas setelah pengereman setelah patah tulang. Pemeriksaan geriatri yang komprehensif adalah alat yang efektif untuk menyaring GS. Dengan menilai kondisi fisik, status fungsional, kesehatan mental dan lingkungan sosial lansia, deteksi dini terhadap masalah potensial dapat dilakukan dan intervensi dini dapat diberikan untuk meningkatkan kesehatan lansia.