Mati rasa pada kaki kiri setelah fraktur kompresi pada vertebra toraks dapat disebabkan oleh kompresi saraf atau tirah baring dalam waktu lama, yang memerlukan perawatan medis atau bedah. 1. Kompresi saraf: Mati rasa pada kaki setelah fraktur kompresi pada vertebra toraks dapat disebabkan oleh pergeseran ujung fraktur, yang mengakibatkan kompresi sumsum tulang belakang atau akar saraf di saluran tulang belakang. Untuk itu, perlu dilakukan perawatan medis tepat waktu untuk meredakan kompresi saraf, atau mengoleskan vitamin B1, metilkobalamin, dan obat lain untuk menyehatkan saraf seperti yang diresepkan dokter, serta mengoleskan manitol dan obat lain untuk mengurangi edema akar saraf. 2. Istirahat di tempat tidur terlalu lama: ketika fraktur kompresi vertebra toraks diobati dengan pembedahan atau perawatan konservatif, perlu untuk tetap di tempat tidur untuk waktu yang lama. Karena kurangnya latihan fungsional untuk jangka waktu yang lama, gejala mati rasa pada kaki kiri dapat muncul pada tahap awal aktivitas, dan perlu berkonsultasi dengan dokter untuk melakukan latihan fungsional, yang dapat membantu memulihkan fungsi sensorik dan motorik anggota tubuh sesegera mungkin. Ketika mati rasa kaki kiri terjadi setelah patah tulang belakang dada, perlu berkonsultasi dengan dokter tepat waktu, dan spesialis akan mengklarifikasi kondisinya dan kemudian secara aktif melakukan perawatan yang tepat, yang akan membantu meringankan gejala mati rasa di kaki sesegera mungkin.