Jika tes toleransi glukosa tidak lulus selama kehamilan, maka akan dipertimbangkan adanya diabetes mellitus gestasional, dan manajemen diet ilmiah, manajemen olahraga, dan kontrol glukosa darah diperlukan untuk mengintervensi dan mengobati penyakit ini.
1. Manajemen diet: perhatian harian harus diberikan untuk tidak makan yang manis-manis, dan pada saat yang sama, buah-buahan dengan kadar gula tinggi juga harus dimakan dengan hemat untuk mengurangi asupan gula. Kontrol ketat asupan makanan berkalori tinggi, dan makan lebih banyak makanan yang kaya vitamin dan serat, seperti ubi, lobak, labu, jamur hitam, mentimun, dan sebagainya.
2. Manajemen olahraga: Anda dapat berpartisipasi dalam lebih banyak olahraga di luar ruangan, seperti jalan kaki dan senam kesehatan, untuk mengurangi lemak tubuh dan mengontrol berat badan, jika Anda secara fisik mampu melakukannya.
3. Kontrol gula darah: Jika kadar gula darah masih lebih tinggi dari kisaran normal setelah pengaturan diet dan olahraga, suntikan insulin dapat diberikan dengan bimbingan dokter.
Selain itu, penting untuk mengontrol kadar glukosa darah dan pada saat yang sama untuk memastikan pasokan energi wanita hamil dan janin, untuk mencegah janin dari kekurangan gizi, yang akan mempengaruhi perkembangan normal janin. Pastikan untuk mengikuti saran dan bimbingan dokter di bawah bimbingan saran dokter, bukan perawatan pribadi, agar tidak menimbulkan reaksi yang merugikan.