Bau mulut dan sering kentut belum tentu disebabkan oleh infeksi Helicobacter pylori. Hal ini juga dapat disebabkan oleh gangguan flora pencernaan dan gangguan pencernaan. 1. Helicobacter pylori: Infeksi Helicobacter pylori dapat menyebabkan gejala gangguan pencernaan, serta gastritis, tukak lambung, dan penyakit lainnya, yang secara signifikan dapat melemahkan kemampuan tubuh untuk mencerna dan menyerap, sehingga memengaruhi pencernaan awal makanan. Makanan yang tidak tercerna masuk ke dalam usus, yang akan meningkatkan beban pencernaan usus, yang menyebabkan penumpukan gas yang berlebihan di dalam usus dan menyebabkan kentut yang banyak. 2. Gangguan flora pencernaan: Karena ketidakseimbangan flora pencernaan, makanan terlalu lama berada di dalam saluran pencernaan, mengakibatkan bau mulut dan sering kentut. 3. Gangguan pencernaan: daya pencernaan yang tidak mencukupi, gerakan peristaltik yang lambat menyebabkan kurangnya tripsin, makanan tersimpan di saluran pencernaan dalam waktu yang lama, mengakibatkan bau mulut dan banyak kentut. Jika gejala bau mulut dan kentut terus berlanjut, pasien harus pergi ke rumah sakit tepat waktu untuk pemeriksaan yang relevan, diagnosis yang jelas dan pengobatan yang tepat waktu, agar tidak menunda kondisinya.