Perbedaan khasiat antara ginseng hutan dan ginseng kebun

Ginseng bawah pohon dan ginseng kebun mengacu pada ginseng yang ditanam dengan dua metode budidaya yang berbeda. Dibandingkan dengan ginseng kebun, ginseng bawah tanah memiliki efek tonik yang lebih kuat.
Ginseng underwood adalah ginseng yang tumbuh secara alami di alam liar di hutan pegunungan melalui pembibitan buatan. Ginseng kebun ditaburkan di tempat tidur ginseng dan ditanam di bawah pemupukan dan pengobatan buatan.
Ginseng bawah kayu dan ginseng taman memiliki efek menguatkan energi vital, memulihkan denyut nadi normal, mencegah dan mengendalikan defisiensi, mengencangkan limpa dan paru-paru, menghasilkan cairan dan menyehatkan darah, serta menenangkan jiwa dan memberi manfaat bagi kecerdasan, tetapi perlu dicatat bahwa ginseng ini tidak cocok untuk digunakan dengan quatrefoil dan wulingzhi.
Usia ginseng di bawah hutan biasanya lebih dari sepuluh tahun, sedangkan usia ginseng di kebun sebagian besar adalah tiga hingga enam tahun. Ginsenoside adalah salah satu bahan aktif utama ginseng. Menurut penelitian, kandungan saponin total ginseng liar secara signifikan lebih tinggi daripada ginseng kebun, dan kandungan saponin total sedikit meningkat seiring dengan tahun-tahun pertumbuhan. Dengan demikian, efek tonik ginseng hutan lebih kuat daripada ginseng kebun.
Jika Anda perlu menggunakan obat-obatan, disarankan untuk menggunakannya di bawah bimbingan dokter, dan tidak disarankan untuk meminumnya sendiri, agar tidak menunda kondisi atau menyebabkan efek samping.