1. Makanan acar: ikan asin menghasilkan dimetil nitrit, yang dapat diubah menjadi zat karsinogenik dimetil amina nitrit di dalam tubuh. Telur asin dan sayuran asin juga mengandung zat karsinogenik dan harus dimakan secukupnya. 2. Makanan yang dipanggang: daging sapi panggang, bebek panggang, domba panggang, angsa panggang, babi panggang, kebab domba panggang, dll., Tidak boleh dimakan karena mengandung karsinogen yang kuat. 3 .Makanan asap: seperti bacon, hati asap, ikan asap, telur asap, tahu kering asap, dll. Mengandung karsinogen benzopiren dan rentan terhadap kanker kerongkongan dan perut bila dimakan secara teratur. 4 . Makanan yang digoreng: ketika digoreng dan dibakar, mereka menghasilkan hidrokarbon aromatik polisiklik yang bersifat karsinogenik. Ketika kopi dibakar, benzopyrene akan meningkat 20 kali lipat. Pancake goreng, tahu bau, jagung talas goreng, donat, dll. Dapat menghasilkan karsinogen pada suhu tinggi karena sebagian besar dari mereka menggunakan minyak yang telah diulang berkali-kali. 5, zat berjamur: beras, gandum, kacang-kacangan, jagung, kacang tanah dan makanan lainnya rentan terhadap jamur lembab, yang terkontaminasi oleh jamur akan menghasilkan racun karsinogenik – aflatoksin. 6, kubis dan asinan kubis yang dimasak semalaman: akan menghasilkan nitrit, yang akan diubah menjadi nitrit amina karsinogenik di dalam tubuh. 7 . Pinang: mengunyah buah pinang merupakan salah satu faktor penyebab kanker mulut. 8 . Air yang direbus berulang kali: air yang direbus berulang kali mengandung nitrit, yang akan menghasilkan amina nitrit yang bersifat karsinogenik setelah masuk ke dalam tubuh.