Gejala awal Omicron mungkin berupa diare. Jenis Omicron termasuk dalam jenis mutasi New Coronavirus, yang sangat mudah menular dan memiliki masa inkubasi yang singkat. Gejala klinis yang muncul terutama adalah gejala pernapasan bagian atas, termasuk batuk, tenggorokan gatal, dan demam sedang. Sejumlah kecil pasien juga dapat mengalami gejala gastrointestinal yang biasanya berupa mual dan muntah, diare, dan sebagainya. Pasien yang terinfeksi Omicron perlu beristirahat di tempat tidur terlebih dahulu dan memastikan nutrisi yang seimbang. Pengobatan antivirus, termasuk tablet ritonavir, tersedia di bawah pengawasan medis. Jika gejala-gejala di atas muncul, disarankan untuk segera berkonsultasi dengan dokter. Jika diagnosis sudah dipastikan, hal pertama yang harus dilakukan adalah mengisolasi pasien dan mengikuti instruksi dokter. Dalam kehidupan sehari-hari, perlu dilakukan perlindungan tepat waktu, hindari berkumpul di tempat keramaian, perhatikan desinfeksi, dan kenakan masker saat keluar rumah.