Perbedaan antara eksim dan lupus eritematosus

Perbedaan antara eksim dan lupus eritematosus terletak pada penyebab yang berbeda, manifestasi klinis yang berbeda, dan pilihan pengobatan yang berbeda.
1. Penyebab: Eksim terutama terkait dengan disfungsi penghalang kulit, kelainan kekebalan tubuh, alergi, infeksi, dan faktor lainnya. Lupus eritematosus terutama disebabkan oleh genetika keluarga, kelainan endokrin, infeksi, radiasi ultraviolet, dan faktor lainnya.
2. Manifestasi klinis: bentuk eksim terutama berwarna merah, lepuh, vesikula dan cairan dapat muncul, dan eksim sering kali disertai dengan gejala gatal yang jelas. Lesi lupus eritematosus umumnya berwarna merah tua, dengan eritema berbentuk kupu-kupu di pipi dan bagian belakang hidung, atau eritema diskoid, dan lesi dapat disertai pengelupasan dan keropeng, tetapi biasanya tidak ada gejala gatal yang jelas.
3. Pengobatan: Eksim terutama diobati dengan obat-obatan topikal seperti losion gliserit dan krim deksametason, dan mereka yang mengalami gatal-gatal parah dapat diobati dengan antihistamin seperti loratadin. Lupus eritematosus terutama diobati dengan hidroksiklorokuin oral, glukokortikosteroid (misalnya, prednison), dan imunosupresan (misalnya, mertiomakrofenol ester).
Pasien dengan eksim atau lupus eritematosus disarankan untuk pergi ke bagian reumatologi dan dermatologi di rumah sakit umum sesegera mungkin dan mengikuti instruksi dokter. Obat harus digunakan sesuai dengan resep dokter, jangan mengobati sendiri.