Hal ini disebut hematuria apabila terdapat kristal asam urat dan air seni berlumuran darah. Hematuria dapat disebabkan oleh batu kecil yang dibentuk oleh kristal urat yang bergesekan dengan selaput lendir pelvis ginjal dan ureter. Saat kristal kecil bergerak ke bawah ureter dari ginjal ke ureter, kristal tersebut menyebabkan selaput lendir bergesekan dan berdarah, yang kemudian bermanifestasi sebagai darah dalam urin. Disarankan agar kondisi ini harus ditangani dengan minum banyak air dan buang air kecil lebih banyak, yang dapat mengencerkan konsentrasi bahan kristal dalam air seni sehingga membentuk lebih banyak air seni, dan juga mendorong keluarnya kristal garam air seni keluar dari tubuh, serta menyiram darah dan mencegahnya berubah menjadi gumpalan darah. Anda juga disarankan untuk mengonsumsi obat antiinflamasi oral yang sesuai, terutama untuk mencegah terjadinya peradangan dan memperparah kondisi.