Tinnitus di kepala, yaitu tinnitus, sering kali disebabkan oleh suplai darah yang buruk ke otak, disfungsi saraf atau komplikasi penyakit telinga, dll. Ada dua jenis faktor fisiologis dan patologis, dan penyebab yang lebih umum adalah sebagai berikut: 1. Tinnitus fisiologis: ketika pasien terlalu lelah, stres mental dan cemas, kurang tidur, atau berada di lingkungan yang bising, mereka dapat mengalami tinnitus di otak, yang mengakibatkan gejala tinnitus di kepala; 2. Tinnitus patologis: pasien yang memiliki riwayat penyakit jantung, seperti kecemasan dan depresi, dapat mengalami gangguan neurologis yang dapat menyebabkan tinnitus, yaitu suara yang mengganggu di otak; 3. Penyakit telinga: pasien yang memiliki riwayat penyakit telinga, seperti kecemasan dan depresi, dapat mengalami gangguan neurologis yang dapat menyebabkan tinnitus, yaitu suara yang mengganggu di otak, Penyakit mental: Pasien yang memiliki riwayat penyakit mental, seperti kecemasan atau depresi, mungkin mengalami gangguan neurologis yang dapat menyebabkan tinitus, yaitu suara gangguan di otak; 3. Penyakit telinga: seperti adanya tuli mendadak, penyakit Meniere atau otitis media, yang biasanya menghasilkan tinitus, tetapi juga dapat menghasilkan tinitus, yang menghasilkan suara gangguan di otak; 4. Penyakit otak: seperti malformasi serebrovaskular, hemangioma serebral atau stroke, dll., Sering kali menyebabkan kurangnya suplai darah ke otak, yang dapat menyebabkan kondisi tinitus dan menghasilkan gejala pusing berdenging di kepala; 5. Penyakit trigeminal: Pasien dengan riwayat hipertensi, hiperlipidemia, atau diabetes rentan terhadap aterosklerosis di otak, yang memengaruhi suplai darah ke otak dan dapat menyebabkan kondisi tinitus, yang mengakibatkan pasien merasakan suara dering di otak.