Bantuan Tinnitus

Metode pengobatan untuk meredakan tinitus perlu dilakukan secara individual, tergantung pada situasi spesifik pasien, termasuk pengobatan allopathic, pengobatan dengan obat, pengobatan bedah dan pengobatan lainnya. 1. Pengobatan kausatif: pasien dengan penyebab utama yang jelas dapat diatasi dengan pengobatan etiologi. Misalnya, tinitus yang disebabkan oleh otitis eksterna, efusi telinga tengah, otitis media, dan sebagainya. 2. Pengobatan: Tidak ada obat yang terbukti dapat menyembuhkan tinitus secara total. Namun, penelitian telah menunjukkan bahwa beberapa obat efektif untuk pasien tinnitus dalam waktu 3 bulan. (1) Anti-kecemasan dan antidepresan: Doxepin dan Eszopiclone dapat digunakan. Namun, ada efek samping dan bahkan dapat memperburuk tinitus, jadi berhati-hatilah dengan obatnya dan jangan sampai overdosis. (2) Antikonvulsan: yang biasa digunakan adalah karbamazepin, klonazepam, lamotrigin, dan sebagainya. (3) Vasodilator: untuk meningkatkan sirkulasi mikro darah di telinga bagian dalam, seperti ekstrak Ginkgo biloba dan injeksi Pueraria lobata. (4) Obat-obatan nutrisi saraf; yang biasa digunakan adalah tablet vitamin B1 dan methylcobalamin. (5) Anestesi lokal: dapat mengatasi tinitus jangka pendek yang disebabkan oleh lesi rumah siput atau lesi pasca rumah siput, seperti lidokain dan prokain. (3) Perawatan bedah: jika penyakit primer itu sendiri memiliki indikasi pembedahan, maka perawatan bedah dapat dilakukan, seperti tinitus yang disebabkan oleh Meniere dapat diatasi dengan dekompresi kantung endolimfatik, neurektomi vestibular, dan prosedur pembedahan lainnya. Pengobatan lainnya: seperti terapi penghambatan tinnitus, terapi kebiasaan tinnitus, terapi stimulasi listrik. Pasien tinnitus, disarankan untuk pergi ke rumah sakit biasa sesegera mungkin untuk pemeriksaan, untuk mengidentifikasi penyebab penyakit setelah menerima perawatan, jangan mengobati sendiri untuk mencegah efek samping.