Detak jantung yang cepat setelah operasi katup aorta mungkin terkait dengan stres bedah, nyeri pasca operasi, fungsi organ yang buruk, dan kerusakan jantung. 1. Stres pembedahan: Stres pembedahan dapat menyebabkan pelepasan katekolamin yang berlebihan di dalam tubuh, yang mengakibatkan detak jantung yang cepat setelah pembedahan. 2. Nyeri pasca operasi: Nyeri pasca operasi dan kendala postural dapat menyebabkan rangsangan simpatis, yang mengakibatkan detak jantung yang cepat. 3. Fungsi organ yang buruk: Fungsi pernapasan yang buruk dan kekurangan oksigen, misalnya, dapat menyebabkan detak jantung yang cepat setelah operasi. 4. Kerusakan pada jantung: akibat perawatan bedah jangka panjang, jantung dapat mengalami kerusakan berat, sehingga menyebabkan detak jantung yang cepat setelah pembedahan. Dianjurkan agar pasien dengan detak jantung cepat setelah operasi katup aorta harus mengklarifikasi penyebab penyakit dan kemudian melakukan perawatan aktif di bawah bimbingan dokter.