Jika terjadi alergi berulang pada wajah, alergen harus diidentifikasi dan dihilangkan sesegera mungkin. Pada saat yang sama, perawatan dapat dilakukan melalui pengobatan dan perawatan seumur hidup. 1. Menemukan dan menghilangkan alergen: Jika alergen tidak jelas, Anda harus pergi ke rumah sakit untuk mengetahui alergennya. Pada saat yang sama, hindari kontak dengan zat-zat yang menyebabkan alergi (misalnya serbuk sari, pohon willow, dll.). 2. Pengobatan: Dalam kasus alergi wajah yang berulang, beberapa obat anti-alergi (loratadine, cetirizine hydrochloride, olopatadine, dll.) dapat dikonsumsi secara oral di bawah bimbingan dokter. Pada saat yang sama, karena kulit wajah sangat sensitif terhadap rangsangan dari luar, disarankan untuk menghindari penggunaan krim hormon (seperti krim mometason furoat, krim dieldrin, dll.). 3. Perawatan hidup: Hindari paparan sinar matahari dan angin, dan hindari kontak lebih lanjut dengan alergen (misalnya serbuk sari, pohon willow, dll.). Pada saat yang sama, hindari makan makanan pedas dan merangsang, minum alkohol dan begadang, agar tidak membuat daya tahan tubuh menurun, yang mengakibatkan alergi berulang pada wajah. Alergi wajah yang berulang dapat disertai dengan gejala kulit gatal, pada saat ini, sebaiknya hindari menggaruk. Pada saat yang sama, jika gejalanya serius, Anda harus pergi ke departemen dermatologi rumah sakit tepat waktu.