Rinitis alergi tidak dapat disembuhkan sepenuhnya saat ini, tetapi hanya dapat meredakan gejalanya. Oleh karena itu, tidak ada obat yang dapat menyembuhkan rinitis alergi dan gejalanya biasanya dapat diatasi dengan pengobatan simtomatik.
Tungau debu, rambut, dan serbuk sari dapat menjadi alergen. Rinitis alergi juga memiliki faktor keturunan. Rinitis alergi tidak dapat disembuhkan dan hanya dapat diobati secara simtomatis.
Pengobatan yang paling penting untuk rinitis alergi adalah menjauhi alergen. Antihistamin oral seperti cetirizine dapat diminum bila terdapat gejala alergi seperti bersin, pilek, dan gatal pada mata.
Cetirizine dikontraindikasikan jika pasien memiliki gangguan hati atau ginjal yang parah. Semprotan hidung antihistamin seperti levocabastine juga dapat digunakan untuk meredakan gejala dengan cepat. Namun, obat ini dikontraindikasikan pada pasien dengan gangguan ginjal.
Ketika hidung tersumbat parah, yang memengaruhi fungsi pernapasan, dapat diobati dengan dekongestan, seperti fenilpropanolamin, yang merupakan kontraindikasi pada pasien dengan penyakit kardiovaskular dan hipertensi.
Antikolinergik seperti ipratropium bromida juga digunakan pada kasus pilek yang parah. Penting untuk menanyakan apakah ada alergi obat sebelum digunakan.
Pengobatan khusus harus diatur setelah pemeriksaan oleh spesialis dan tidak boleh dilakukan sendiri.