Prolaps uterus dapat ditangani secara non-bedah dan bedah, tergantung pada tingkat keparahan prolaps uterus dan persyaratan kesuburan. Prolaps uterus umumnya disebut sebagai prolaps uterus, yang mengacu pada terlepasnya sebagian atau seluruh rahim dari posisi normalnya, serta prolaps vagina di luar lubang vagina. 1. Perawatan non-bedah: termasuk latihan otot dasar panggul, penyangga rahim, dll. Perawatan ini cocok untuk pasien dengan prolaps parah yang masih mempertahankan fungsi reproduksinya, tidak dapat mentoleransi pembedahan, dan tidak mau menjalani perawatan bedah. 2. Perawatan bedah: Bagi mereka yang tidak memiliki efek yang jelas setelah perawatan non-bedah, mereka yang memiliki gejala prolaps rahim yang lebih serius dan mereka yang memiliki persyaratan untuk melahirkan anak, dianjurkan untuk memilih perawatan bedah, seperti operasi Mann, eksisi uterus total dan perbaikan vagina, penutupan vagina, operasi rekonstruksi dasar panggul, dan sebagainya. Setelah menemukan prolaps uterus, disarankan untuk pergi ke rumah sakit terlebih dahulu, setelah wawancara dengan dokter untuk merumuskan rencana perawatan yang tepat sesuai dengan situasi spesifik pasien.