Pengobatan anti-tuberkulosis profilaksis juga diperlukan jika terdapat kecurigaan yang tinggi terhadap infeksi tuberkulosis.
Jika terdapat kecurigaan yang tinggi terhadap tuberkulosis paru atau ekstra paru, pengobatan anti-tuberkulosis profilaksis mungkin sesuai. Sebagai contoh, jika tes tuberkulin menunjukkan hasil yang sangat positif, tetapi tidak ada dasar yang jelas, pengobatan anti-tuberkulosis juga dapat dilakukan untuk jangka waktu tertentu. Durasi pengobatan profilaksis disesuaikan dengan situasi spesifik.
Tuberkulosis dapat muncul dengan gejala toksisitas tuberkulosis, seperti demam ringan, berkeringat di malam hari, lesu, tidak enak badan, batuk dan dahak, dan gejala klinis lainnya, dan pengobatan anti-tuberkulosis jangka pendek direkomendasikan jika keberadaan tuberkulosis sangat dicurigai.
Pengobatan anti-tuberkulosis preventif dapat memperlambat perkembangan penyakit dan menghindari penundaan. Sebagian besar pasien yang terdiagnosis dapat disembuhkan dengan pengobatan anti-tuberkulosis secara teratur, jadi tidak perlu terlalu khawatir.
Jika Anda memiliki masalah, berkonsultasilah dengan dokter Anda untuk pemeriksaan dan perawatan lebih lanjut, dan jangan menggunakan obat secara sembarangan tanpa izin.