“90 tahun setelah gadis begadang selama 10 tahun tumbuh bintik-bintik penuaan”, berita seperti itu menjadi perbincangan sebagian besar netizen, banyak yang mengatakan terlalu mengerikan, tidak berani begadang lagi. Yang lain berkata, “Bukannya saya ingin begadang, tapi saya menderita insomnia! Menurut sebuah survei, lebih dari 300 juta orang di Tiongkok memiliki gangguan tidur, dan sepertiga dari mereka masih terjaga setelah jam 1 pagi, jadi hari ini kita akan membahas tentang gangguan tidur. Pertama-tama, kita perlu tahu mengapa orang mengalami insomnia? Biasanya disebabkan oleh tiga faktor utama. A: faktor kerentanan, terlahir dengan saraf tidur yang tidak cukup kuat B: faktor pemicu, dipengaruhi oleh tiga faktor utama: psikologis, fisik, dan sosial C: faktor perawatan, beberapa orang mengambil cara yang salah dalam mengatasi insomnia, seperti tidak bisa tidur dan berbaring di tempat tidur sepanjang waktu, dan lama kelamaan, begitu mereka naik ke tempat tidur, mereka menjadi sangat terjaga, membentuk insomnia kronis. Kedua, apa saja gejala insomnia: A: kesulitan tidur, lebih dari 30 menit setiap kali B: terbangun lebih awal C: mudah terbangun di tengah malam D: lebih banyak mimpi E: tidur yang dangkal F: bangun keesokan paginya dengan pusing dan berbagai gejala ketidaknyamanan fisik. Jadi, apa saja bahaya insomnia jangka panjang? A: Kelelahan, berkurangnya kapasitas kerja B: Hilangnya memori, konsentrasi yang buruk, reaksi yang lambat C: Suasana hati yang rendah, sensitivitas, dapat menyebabkan kecemasan, depresi, atau bahkan menyebabkan penyakit mental. D: Suplai darah yang tidak memadai ke telinga bagian dalam, kerusakan pendengaran, bahkan tuli dan tinnitus E: Kelelahan jangka panjang, berkurangnya kekebalan tubuh, peningkatan risiko infeksi epidemi F: Kerusakan kulit G: Meningkatnya kejadian gula darah, diabetes, hipertensi secara signifikan H: Meningkatnya kemungkinan penyakit jantung Bagaimana cara mencegah gangguan tidur? A: Cobalah untuk tidak bermain dengan ponsel dan matikan produk elektronik B: Makan lebih sedikit atau tidak makan sama sekali untuk meminimalkan beban pencernaan saat tidur, dan pada saat yang sama mengurangi kemungkinan terbangun di malam hari C: Jangan terlalu banyak menggunakan otak Anda, berikan otak Anda waktu penyangga untuk bersantai dan beristirahat terlebih dahulu D: Hindari kegembiraan emosional, terlalu banyak kegembiraan atau terlalu banyak kesedihan E: Hindari olahraga berat, Anda bisa melakukan beberapa kegiatan ringan seperti peregangan F: Ciptakan lingkungan tidur yang gelap, yang membantu menstimulasi sekresi melatonin. Hal ini membantu merangsang sekresi melatonin dan meningkatkan efek tidur G: Persiapkan pakaian Anda untuk keesokan harinya terlebih dahulu untuk menghindari tidur tanpa kusut H: Anda dapat mandi atau merendam kaki untuk melancarkan sirkulasi darah dan meningkatkan waktu tidur nyenyak.