Ciri-ciri wajah anak dengan cerebral palsy

Anak-anak dengan cerebral palsy tidak memiliki ciri-ciri wajah yang jelas, tetapi dapat muncul dengan kejang otot wajah, ekspresi tunggal, tatapan kosong, kesulitan menutup mulut, dan gangguan gerakan mata (misalnya, strabismus ke luar dan ke atas). Cerebral palsy adalah cedera non-progresif pada otak yang terjadi pada masa awal perkembangan janin atau bayi karena berbagai penyebab. Hal ini terutama bermanifestasi sebagai gangguan perkembangan motorik pusat dan postural, dan disertai dengan gejala seperti gangguan persepsi, sensorik, dan kognitif, gangguan bahasa, dan kelainan perilaku. Cerebral palsy adalah salah satu penyakit utama yang menyebabkan kelainan motorik pada anak-anak. Gambaran klinis utama cerebral palsy adalah gangguan perkembangan motorik dan tonus otot yang tidak normal. Pada wajah, mungkin terdapat kekakuan pada otot-otot wajah, mata kusam, kesulitan menutup mulut dengan air liur (ngiler), dan sebagainya. Jika Anda mencurigai anak Anda menderita cerebral palsy atau cedera otak, Anda harus berkonsultasi dengan dokter untuk menyelesaikan pemeriksaan yang relevan dan bekerja sama dengan dokter untuk pengobatan aktif.