Bagaimana memulihkan diri dari cedera meniskus

Rehabilitasi setelah cedera meniskus terutama didasarkan pada fase akut, subakut dan kronis dari perawatan rehabilitasi yang sesuai.
1. Fase akut cedera meniskus (dalam waktu 24 jam setelah cedera): terapkan rutinitas “PRICE” (protect, rest, ice, compression, elevation), yaitu perlindungan, istirahat lokal, es, perban kompresi, dan peninggian tungkai yang terkena.
Sesegera mungkin setelah cedera, perban kompresi elastis, dan kemudian es selama 30 menit, dapat meredakan rasa sakit dan mencegah pembengkakan.
2. Fase sub-akut cedera meniskus (1 ~ 4 minggu setelah cedera): Lakukan latihan menekuk dan meluruskan lutut secara perlahan dengan sudut yang tidak menyakitkan, dengan fleksi tidak melebihi 90°. Lakukan latihan kekuatan untuk otot paha anterior dan posterior, otot gluteal dan otot betis, dan lakukan latihan statis terlebih dahulu, diikuti dengan latihan dinamis. Hindari latihan jongkok yang dalam, naik turun tangga, latihan memantul, rotasi tubuh dan perubahan arah, serta olahraga lainnya.
3. Cedera meniskus kronis (4 minggu setelah cedera): lakukan penekukan dan pelurusan lutut secara penuh, dan kaki yang terkena secara bertahap dialihkan dari menahan beban sebagian menjadi menahan beban penuh. Lanjutkan untuk memperkuat latihan kekuatan otot, dan pada saat yang sama, lakukan kontrol gerakan sendi lutut dan latihan fleksibilitas. Latihan fungsional dilakukan secara bertahap pada tahap selanjutnya, seperti menahan beban → jalan lambat → jalan cepat → jalan cepat → lari lambat → lari cepat → lari dengan kecepatan variabel.
Cedera meniskus harus segera dibawa ke rumah sakit, secara dini dan aktif dengan perawatan rehabilitasi, untuk mendorong pemulihan fungsional anggota tubuh.