MRI Otak umumnya dapat memeriksa penyakit serebrovaskular, peradangan otak, tumor kranial, kelainan perkembangan bawaan dan penyakit lainnya. MRI otak umumnya dapat mengamati lokasi dan ukuran batang otak dan fossa kranial posterior, serta perubahan struktur parenkim otak, seperti ada tidaknya penyempitan, oklusi, dan edema. Kejernihan gambarnya tinggi dan dapat mendeteksi berbagai macam lesi di otak. Misalnya, penyakit serebrovaskular seperti infark otak, perdarahan otak, malformasi arteriovenosa otak; peradangan otak seperti abses otak dan ensefalitis; tumor kranial seperti glioblastoma, astrositoma, meningioma ventrikular, tumor pineal dan tumor metastasis otak, serta berbagai jenis penyakit otak seperti hipoplasia otak bawaan dan kelainan perkembangan bawaan kranio-serebral. Umumnya, diagnosis dapat dikonfirmasi melalui pemeriksaan pencitraan yang dikombinasikan dengan gejala klinis, dan pasien harus secara aktif bekerja sama dengan dokter untuk mendapatkan perawatan setelah diagnosis.