Jika pasien baik-baik saja di siang hari tetapi mengalami demam di malam hari, pertimbangkan hal-hal berikut ini: Pertama, jika pasien mengalami demam tinggi, pertimbangkan bahwa pasien memiliki tanda-tanda infeksi. Sarankan pasien untuk melakukan pemeriksaan darah rutin dan juga pemeriksaan fisik untuk mengklarifikasi di mana fokus infeksinya, apakah itu infeksi bakteri atau virus. Kedua, jika pasien mengalami demam rendah, kemungkinan tuberkulosis tidak dapat disingkirkan. Dianjurkan agar pasien melakukan CT dada untuk mengetahui apakah ada tuberkulosis. Ketiga, apakah pasien memiliki gangguan endokrin, seperti stres mental dan lekas marah, dapat menyebabkan manifestasi demam.