Obat antiinflamasi apa yang harus diminum untuk mengatasi peradangan jerawat

Nama ilmiah untuk jerawat adalah acne, dan obat antiinflamasi umumnya mengacu pada antibiotik. Antibiotik yang diminum untuk peradangan jerawat umumnya dibagi menjadi antibiotik makrolida dan tetrasiklin.
1. makrolida: seperti azitromisin, roksitromisin, klaritromisin, dll., disarankan agar pasien mencoba untuk menghindari melakukan olahraga berskala besar, seperti berlari, lompat tali, dll., Selain minum obat, Anda tidak dapat menggunakan obat antiinflamasi lainnya.
2. Antibiotik tetrasiklin: umumnya umum digunakan seperti minosiklin, doksisiklin dan sebagainya. Obat-obatan di atas harus di bawah bimbingan dokter, hindari pengobatan sendiri. Secara umum, pasien disarankan untuk minum lebih banyak air putih setelah minum obat, dan hindari makanan yang pedas dan merangsang. Seperti merica, cabai, dan sebagainya.
Jika gejala peradangan jerawat tidak kunjung sembuh, atau disertai dengan gejala lain, sebaiknya segera ke rumah sakit untuk berkonsultasi dengan dokter, dan memberikan pengobatan yang tepat sasaran setelah mengklarifikasi penyebabnya. Obat-obatan di atas harus digunakan sesuai dengan saran medis.