Batuk pada siang dan malam hari dapat disebabkan oleh batuk alergi, infeksi saluran pernapasan atas, kanker paru-paru, dll. Kondisi ini dapat diobati dengan pengobatan dan pembedahan di bawah bimbingan dokter. 1. Batuk alergi: pasien memiliki alergi dan gejala batuk yang disebabkan oleh paparan faktor pemicu (misalnya serbuk sari, dll.), dan batuk pada siang dan malam hari dapat terjadi jika alergen terus berlanjut. Pasien dapat diobati dengan glukokortikosteroid hirup seperti budesonid atau antihistamin oral (misalnya, loratadine, dll.) di bawah pengawasan medis. 2. Infeksi saluran pernapasan atas: Pasien dengan infeksi saluran pernapasan atas mungkin mengalami gejala seperti hidung tersumbat, batuk, sakit tenggorokan, demam, dll., dan mungkin batuk baik siang maupun malam. Pasien dapat diobati dengan mengonsumsi obat penekan batuk, antibiotik, dan jenis obat lain, seperti dekstrometorfan hidrobromida, moksifloksasin, dll., di bawah bimbingan dokter. 3. Kanker paru-paru: pasien dengan kanker paru-paru mungkin mengalami gejala seperti batuk, hemoptisis, nyeri dada, kelelahan dan kelemahan, dan mungkin batuk baik siang maupun malam. Pasien dapat menjalani perawatan komprehensif terutama berdasarkan pembedahan di bawah bimbingan dokter. Batuk pada siang dan malam hari mungkin juga disebabkan oleh alasan lain, disarankan untuk memilih cara pengobatan yang tepat di bawah bimbingan dokter profesional. Hindari pengobatan pribadi yang dapat menimbulkan konsekuensi yang merugikan.