Apa saja gejala awal pneumonia pada anak-anak?

Gejala awal pneumonia pada anak biasanya meliputi kondisi mental yang buruk, kebiasaan makan yang tidak normal, batuk dan demam. 1. Kondisi mental yang buruk: gejala awal pneumonia pada anak akan dimanifestasikan sebagai kondisi mental yang buruk pada anak. Seperti menangis terus-menerus, depresi, kurang tidur dan sebagainya. 2. Kebiasaan makan yang tidak normal: anak-anak dengan pneumonia akan memiliki kelainan makan yang jelas, seperti kehilangan nafsu makan. Penolakan untuk makan, penolakan untuk menyusui, dan lain-lain juga dapat terjadi. Beberapa anak mungkin juga mengalami diare dan muntah-muntah ringan. 3. Batuk: Anak-anak dengan pneumonia memiliki gejala batuk, yang merupakan tindakan refleks perlindungan. Karena rangsangan peradangan, sekresi selaput lendir pernapasan meningkat, tubuh akan batuk dengan sendirinya untuk membersihkan zat-zat ini. Pneumonia pada anak usia dini biasanya disertai dengan batuk berdahak. 4. Demam: Sebagian besar anak yang menderita pneumonia mengalami demam, dengan suhu di atas 38°C selama dua atau tiga hari. Perbedaannya dengan gejala flu adalah setelah minum obat penurun panas, suhu tubuh akan turun sementara dan kemudian naik lagi. Orang tua disarankan untuk mencari pertolongan medis sesegera mungkin ketika mereka mencurigai adanya pneumonia pada anak untuk menghindari keterlambatan.