Perbedaan antara hipertiroidisme Hashimoto dan penyakit Graves terutama meliputi etiologi, hasil tes dan prinsip pengobatan. 1. Etiologi: Hipertiroidisme Hashimoto, yang penyebab pastinya tidak diketahui, terkait dengan autoimunitas dan memiliki kecenderungan genetik tertentu; sedangkan penyakit Graves mengacu pada gondok toksik yang menyebar, yang merupakan kelainan fungsi tiroid yang disebabkan oleh kombinasi faktor genetik dan faktor lingkungan (mis. infeksi bakteri, faktor kejiwaan, obat-obatan, dan lain-lain). 2. Hasil pemeriksaan: Secara umum, pasien dengan hipertiroidisme Hashimoto memiliki kadar antibodi peroksidase tiroid dan antibodi tiroglobulin yang lebih tinggi daripada pasien dengan penyakit Graves; pada USG tiroid, hipertiroidisme Hashimoto umumnya menunjukkan bahwa ekogenisitas jaringan tiroid tidak merata dan kasar, dan mungkin terdapat nodul, sedangkan pasien dengan penyakit Graves menunjukkan pembesaran jaringan yang simetris dan menyebar, dengan aliran darah yang lebih kaya. 3. Prinsip pengobatan: Hipertiroidisme Hashimoto termasuk dalam salah satu tahap penyakit tiroiditis Hashimoto, hipertiroidisme umumnya tidak memerlukan pengobatan khusus, dan mereka yang memiliki gejala detak jantung cepat hanya perlu kontrol gejala denyut ventrikel, sedangkan pasien dengan penyakit Graves perlu diobati dengan obat antitiroid, seperti methimazole, terapi yodium radioaktif, dan perawatan bedah sesuai dengan kondisinya masing-masing. Pengobatan kedua penyakit ini harus mengikuti petunjuk dokter, tidak menggunakan obat secara sembarangan, di bawah bimbingan dokter untuk menstandarisasi diagnosis dan pengobatan.