Waspadai demam musim panas pada bayi!

Bayi dengan demam yang tidak mempan dengan antipiretik tetapi tidak memiliki gejala lain. Menjelang musim panas, beberapa anak mengalami gejala demam yang tidak ada hubungannya dengan virus atau bakteri, tetapi menderita ‘demam musim panas’. Apa itu demam musim panas? Demam musim panas adalah penyakit musiman yang unik pada bayi dan anak kecil dan ditandai dengan demam yang berkepanjangan, rasa haus yang berlebihan, buang air kecil yang berlebihan, dan sedikit atau tanpa keringat. Demam ini paling sering terjadi pada bayi dan anak kecil hingga usia 3 tahun, tetapi jarang terjadi pada mereka yang berusia di atas 5 tahun. Penyakit ini umum terjadi di iklim panas di Cina selatan. Timbulnya penyakit ini terkonsentrasi pada bulan Juni hingga Agustus, dan berkaitan erat dengan kenaikan suhu dan iklim panas, semakin tinggi suhu semakin sering terjadi, dan penyakit ini memburuk dengan naiknya suhu. Gejala-gejalanya cenderung mereda dengan sendirinya setelah bulan-bulan musim gugur yang lebih dingin. Prognosis untuk penyakit ini baik jika tidak ada komplikasi lain. Apa saja gejala demam musim panas pada bayi? Gejala yang paling jelas dari demam musim panas adalah demam jarang melebihi 40°C dan obat antipiretik tidak efektif. Suhu tubuh anak-anak ini secara alami akan turun ketika mereka pergi ke lingkungan yang lebih dingin. Alasan utama mengapa anak-anak menderita sengatan panas tidak terkait dengan infeksi bakteri, tetapi karena suhu tinggi di musim panas dan ketidakseimbangan antara produksi panas dan pembuangan panas, terutama pada anak-anak di bawah 3 tahun, karena fungsi termoregulasi pusat mereka belum berkembang dengan baik, dan kelenjar keringat mereka tidak berfungsi dengan baik untuk menghilangkan panas dengan mudah. Oleh karena itu, pada cuaca panas di bulan Juni, Juli, dan Agustus, bayi rentan menderita demam musim panas, yang dapat sembuh dengan sendirinya ketika cuaca mendingin. Setelah bayi terjangkit penyakit ini tahun ini, biasanya penyakit ini akan kembali lagi pada tahun berikutnya, dan dalam beberapa kasus dapat berlanjut selama 2-4 tahun, meskipun dalam masa remisi dan dalam waktu yang lebih singkat. Meskipun penyakit ini dapat disembuhkan tanpa obat, jika tidak diobati, tidak hanya akan memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak, tetapi juga menyebabkan berbagai komplikasi seperti gangguan pencernaan, infeksi saluran pernapasan, dan pencernaan karena daya tahan tubuh bayi yang menurun terhadap penyakit ini. Penekanan khusus harus diberikan untuk mencari bantuan medis jika suhu tubuh bayi Anda tidak turun setelah 3 hari, atau jika terjadi gejala seperti kejang demam tinggi. Bagaimana cara merawat bayi dengan sengatan panas? 1. Gunakan AC dan es untuk menurunkan suhu ruangan, dan jaga suhu ruangan pada 26-28 ° C. 2. Makan makanan ringan, perhatikan nutrisi dan kurangi minum air putih. Mandi dengan air hangat sering digunakan untuk membantu keringat menjadi dingin. Bagaimana cara mendinginkan bayi? Basahi handuk dengan air hangat, peras hingga agak kering dan seka leher, lengan, dada, punggung, dan paha bayi, serta pembuluh darah besar di siku, ketiak, dan leher. Kompres es atau handuk dingin juga dapat diletakkan di dahi anak untuk mengurangi konsumsi oksigen di otak dan menurunkan suhu tubuh serta melindungi otak. Jangan gunakan alkohol di dalam bak mandi untuk menurunkan suhu, karena kulit bayi sangat halus dan alkohol mudah terserap ke dalam tubuh, menyebabkan iritabilitas dan tangisan.