Obat penghilang rasa sakit apa yang paling sedikit efek sampingnya?

Obat pereda nyeri yang biasanya memiliki efek samping yang lebih sedikit adalah sebagai berikut: pertama, obat antispasmodik dan analgesik, terutama digunakan untuk nyeri yang disebabkan oleh kejang saluran cerna dan kejang otot polos lainnya, seperti skopolamin hidroklorida, skopolamin, dan atropin, yang biasanya hanya bekerja pada saluran cerna dan otot polos lainnya, bukan pada sistem saraf pusat, sehingga efek sampingnya relatif lebih sedikit. Kedua, obat antiinflamasi nonsteroid, seperti asam para-aminosalisilat, senyawa aminobarbital, indometasin dan obat lain, seperti aspirin, ibuprofen, fenpropathrin, Advil, Enzim, Celecoxib, dan lain-lain, relatif lemah dan tidak menimbulkan ketergantungan, sehingga banyak digunakan dan kemanjurannya relatif pasti. Obat-obatan tersebut dapat digunakan untuk neuralgia trigeminal, nyeri akibat kelelahan, kram menstruasi pada wanita, dan nyeri perifer yang disebabkan oleh masuk angin, yang keduanya merupakan obat pereda nyeri dengan sedikit efek samping.