Jerawat termasuk dalam manifestasi lesi kulit yang umum terjadi pada jerawat, yang terkait dengan sekresi sebum yang diinduksi androgen, keratinisasi abnormal dari saluran kelenjar sebaceous folikel, dan faktor genetik.
1. Sekresi sebum yang diinduksi androgen: Peningkatan kadar androgen atau ketidakseimbangan antara kadar androgen dan estrogen setelah masa pubertas dapat meningkatkan ukuran kelenjar sebasea dan sekresi sebum, yang menyebabkan sekresi sebum dalam jumlah besar dan memicu pembentukan jerawat.
2. Keratinisasi abnormal pada saluran kelenjar sebaceous folikel: ketika saluran kelenjar sebaceous folikel mengalami keratinisasi berlebihan, saluran akan menyempit dan tersumbat, sehingga tidak memungkinkan pelepasan sel epitel dan sebum, dan dengan demikian jerawat akan terbentuk.
3. Faktor genetik: terjadinya jerawat memiliki tingkat keturunan tertentu, dengan fenomena agregasi keluarga.
Berkonsultasilah dengan dokter kulit Anda untuk detailnya.