Perawatan bedah koarktasio aorta biasanya dilakukan dengan cangkok pembuluh darah buatan dan stenting endovaskular, setelah itu pembuluh darah dapat dipulihkan, tetapi terjadinya berbagai komplikasi juga sama berbahayanya. Koarktasio aorta dapat diklasifikasikan menjadi tipe A dan tipe B berdasarkan lokasi koarktasio aorta dan lokasi keterlibatan koarktasio. Koarktasio tipe A terletak di aorta asendens atau arkus aorta, dan lesi melibatkan aorta asendens atau seluruh panjang aorta, sedangkan koarktasio tipe B terletak di bagian distal pembukaan arteri subklavia kiri, dan lesi melibatkan aorta desendens. Terdapat perbedaan dalam penanganan tipe A dan tipe B. Tipe A biasanya memerlukan pembedahan jantung terbuka untuk mengganti pembuluh darah yang sakit dengan pembuluh darah buatan, sedangkan tipe B biasanya ditangani dengan prosedur intervensi dengan pemasangan stent. Setelah perawatan bedah, pembuluh darah yang sakit biasanya dapat dipulihkan, tetapi komplikasi pasca operasi seperti insufisiensi pernapasan akut, pendarahan otak, gagal ginjal dan stroke dapat terjadi, sehingga perawatan dan pemulihan pasca operasi sangat penting untuk prognosis koarktasio aorta. Karena penyakit ini sangat khusus, Anda harus pergi ke rumah sakit biasa tepat waktu, menentukan rencana perawatan khusus di bawah bimbingan dokter, dan secara aktif bekerja sama dengan perawatan untuk menghindari kemunduran kondisi.