Ada penelitian tentang terapi sel punca untuk nefropati IgA, tetapi teknologinya masih belum matang, dan penyakit ini masih diobati terutama dengan terapi umum, obat-obatan dan terapi pengganti ginjal, dan pengobatan spesifik harus sesuai dengan resep dokter.
Sel punca adalah sejenis sel dengan kemampuan memperbarui diri, dan teknologi terkait memiliki prospek aplikasi yang luas di bidang terapi penggantian jaringan dan organ. Saat ini, ada penelitian medis tentang penggunaan transplantasi sel punca untuk nefropati IgA, tetapi teknologi ini masih belum matang, kemanjurannya sulit untuk dijamin, dan tidak secara rutin dilakukan dalam pengobatan klinis, oleh karena itu, tidak dianggap sebagai tindakan terapeutik utama untuk penyakit ini.
Saat ini, pengobatan nefropati IgA terutama mencakup pengobatan umum, seperti menghindari aktivitas dan mencegah infeksi; pengobatan dengan obat, antibiotik yang umum digunakan (seperti penisilin), obat antihipertensi (seperti Benadryl), imunosupresan (seperti siklofosfamid), dll.; dan terapi substitusi ginjal, seperti dialisis peritoneal, hemodialisis, dan operasi transplantasi ginjal.
Singkatnya, mereka yang didiagnosis dengan Nefropati IgA harus menjalani pengobatan standar di bawah bimbingan dokter, dan tidak boleh sembarangan membuangnya sendiri untuk menghindari intervensi yang tidak tepat dan konsekuensi yang merugikan. Obat-obatan di atas harus digunakan sesuai dengan petunjuk dokter, dan tidak boleh digunakan tanpa izin, agar tidak memperburuk kondisi.