Urtikaria papular Penyakit ini sering dikaitkan dengan gigitan kutu, tungau atau nyamuk atau konsumsi makanan tertentu seperti ikan, udang dan minuman, serta gangguan pencernaan. Penyakit ini sering dikaitkan dengan gigitan kutu, tungau atau nyamuk atau konsumsi makanan tertentu seperti ikan, udang dan minuman, serta gangguan pencernaan. Gejala penyakit: 1. Ruam berupa bintil merah, bengkak, dan bengkak seukuran kacang kedelai hingga kacang tanah, dengan papula atau lepuhan di tengahnya, atau bahkan lepuhan yang besar. Jumlahnya bervariasi dan tersebar atau bergerombol. 2. Umum terjadi pada anak-anak. Itu terjadi pada ekstremitas dan batang tubuh. 3 . Sering terjadi pada musim semi, musim panas dan musim gugur. 4 . Gatal parah yang dirasakan sendiri, lebih-lebih di malam hari. 5. Memudar dalam beberapa hari, meninggalkan hiperpigmentasi. Ini sering terjadi berulang kali dalam kelompok dan secara bertahap sembuh dalam beberapa minggu. Ruam dapat muncul kembali pada tahun berikutnya. Tidak ada gejala sistemik, tetapi beberapa orang dapat mengalami demam dan leukositosis sekunder akibat infeksi seperti impetigo, folikulitis, dan bisul. 7. Harus dibedakan dengan cacar air dan urtikaria. Pengobatan dan perawatan 1. 1-2 antihistamin harus diminum secara oral. 2 . Antibiotik dapat digunakan untuk mengobati infeksi bakteri sekunder. 3. Obat topikal: losion glyburide kamper, krim kortikosteroid untuk penggunaan luar. Pengamatan dan pencegahan 1 .Temukan dan singkirkan agen penyebab. 2 . Hindari gigitan nyamuk dan kontak dengan hewan dan bunga.