Silindris 200 dioptri pada mata bayi berusia 2 tahun tergolong serius, dan seiring dengan pertumbuhan dan perkembangannya, jumlah silindris akan meningkat secara bertahap, dan dianjurkan untuk melakukan intervensi sedini mungkin.
Secara klinis, 200 dioptri Silindris sederhana diklasifikasikan sebagai Silindris rendah-sedang, yang akan menyebabkan penurunan yang signifikan pada kualitas penglihatan anak, membuatnya lebih rentan terhadap kelelahan visual dibandingkan anak-anak lain pada usia yang sama, dan dengan demikian memperparah peningkatan miopia. Selain itu, seiring dengan pertumbuhan dan perkembangannya, bola mata akan terus berubah, dan kelainan refraksi dapat meningkat, sehingga membuat miopi semakin dalam.
Jika anak Anda menderita miopia, disarankan agar ia pergi ke bagian oftalmologi rumah sakit sesegera mungkin untuk berkonsultasi dan mendapatkan penanganan yang tepat. Secara klinis, disarankan untuk mengoreksi astigmatisme dengan memakai kacamata yang sesuai untuk menghindari ambliopia, dan untuk mengurangi gejala kelelahan penglihatan pada anak-anak dengan penyakit ini, sehingga memperlambat perkembangan miopia.