Cara mengetahui apakah kelenjar gondok membesar

Pembesaran kelenjar gondok, yaitu hipertrofi adenoid, dapat dideteksi melalui manifestasi klinis dan pemeriksaan tambahan.
1. Manifestasi klinis: hipertrofi adenoid dapat menyebabkan gejala telinga, hidung, tenggorokan, dan laring, seperti gangguan pendengaran, tinitus; hidung tersumbat dan pilek, rinorea oklusif, mendengkur saat tidur, bernapas dengan mulut terbuka; batuk paroksismal. Pada beberapa kasus, perkembangan tulang wajah terpengaruh, dan muncul wajah adenoid, seperti rahang atas yang memanjang, lengkung langit-langit mulut yang tinggi, gigi yang tidak beraturan, bibir yang tebal, kurangnya ekspresi, dan sebagainya.
2. Pemeriksaan tambahan: nasofaringoskopi serat optik (elektronik) dapat melihat pembesaran kelenjar gondok; polisomnografi dapat melihat berbagai tingkat apnea tidur atau hipoventilasi; radiografi nasofaring lateral, CT nasofaring, pemindaian MRI dapat menentukan ukuran kelenjar gondok.
Jika Anda menemukan gejala hipertrofi adenoid yang serupa, Anda disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter tepat waktu dan melakukan tindakan pengobatan yang ditargetkan di bawah bimbingan dokter.