0g TFA berarti kandungan TFA yang sangat rendah, bukan benar-benar nol. Prinsip Umum Pelabelan Nutrisi untuk Makanan Kemasan menunjukkan bahwa 100g produk yang bersangkutan dapat diberi label 0g TFA jika kandungan TFA-nya kurang dari 0,3%. Oleh karena itu, 0g TFA bukan berarti makanan tersebut tidak mengandung TFA sama sekali, tetapi kandungan asam lemaknya sangat rendah. Tidak seperti lemak lain yang dapat dikonsumsi dalam makanan, lemak trans tidak memiliki manfaat kesehatan dan bukan merupakan nutrisi penting bagi tubuh manusia, semakin rendah asupannya semakin baik. Asupan maksimum yang disarankan adalah tidak lebih dari 1 persen dari total kalori seseorang dalam sehari, yaitu sekitar 2 gram. Asupan asam lemak trans yang berlebihan akan menyebabkan penurunan lipoprotein densitas tinggi dan peningkatan lipoprotein densitas rendah dalam darah, sehingga memengaruhi kesehatan kardiovaskular dan serebrovaskular. Pada saat yang sama, TFA dapat mempengaruhi penyerapan asam lemak esensial oleh janin, sehingga sangat mengancam kesehatan janin, dan wanita hamil perlu menjauhi TFA. Asam lemak trans juga memiliki dampak tertentu pada kesuburan pria, sekaligus memengaruhi daya ingat seseorang, dan dalam jangka panjang dapat meningkatkan prevalensi penyakit Alzheimer. Oleh karena itu, ketika membeli produk makanan, disarankan untuk membaca deskripsi bahan-bahannya dengan cermat dan cobalah membeli makanan dengan kandungan TFA yang lebih rendah untuk memastikan kesehatan yang baik.