Kemoterapi anak umumnya lebih baik dengan adriamisin liposomal, karena obat kemoterapi ini tidak hanya lebih efektif, tetapi juga efek sampingnya jauh lebih ringan daripada adriamisin lainnya.
Adriamisin termasuk dalam golongan antibiotik obat anti tumor, secara klinis termasuk dalam golongan obat kemoterapi antrasiklin, secara klinis yang umum digunakan adalah adriamisin, epimedicine, pirimetamin adriamisin, adriamisin liposomal dan sebagainya, yang banyak digunakan dalam pengobatan berbagai macam tumor ganas anak seperti leukemia anak, limfoma ganas anak atau osteosarkoma dan sebagainya.
Efek samping umum dari obat kemoterapi antrasiklin yang diwakili oleh adriamisin termasuk kardiotoksisitas, mielosupresi, reaksi gastrointestinal, alopesia, dan sebagainya, di antaranya kardiotoksisitas sering kali membatasi penggunaan obat secara klinis, sedangkan adriamisin liposomal memiliki efek samping jantung yang paling sedikit, dan oleh karena itu dianjurkan untuk digunakan pada pasien anak.
Obat perlu digunakan di bawah bimbingan dokter, jangan sembarangan menggunakan obat, tinjau secara teratur selama penggunaan obat, jika ada ketidaknyamanan konsultasi tepat waktu, agar tidak menunda kondisi.